Showing posts with label THE COLLEGE. Show all posts
Showing posts with label THE COLLEGE. Show all posts

Cause in The End, I'm The One Who Knows Myself Better Than Everyone Else

Friday, August 26, 2016

It looks mystical how suddenly life tranforms to something I couldn't even dare to ask before, the power of hardwork, it does exist, hardwork does pay off! I was the nothing at all back in 4 or 5 years ago, but now I even got a poster with my face on it in my university yard, I was only a dreamer, like all dreamers did, they wanted their work being noticed, I didn't work like so much, that's why dreamer stayed dreamer back then, I'm not regret, all of failures had moved me in another direction, and I believe in myself so much more that I can do it.
It's good to be around people who believes in you, whom even trust you to handle their works, I worked with my lecturers, I worked with some librarians, some lecturers asks me to do something with their dissertation, it's like a personal happiness having people relied on you, maybe, I was just being underestimated for a long whole time, even I couldn't wake up the nightmares, that's why I was so so insecure, but, now I'm proud, I had put all of my efforts trying to be better with all I have, I didn't ever take it for granted anymore, so, I'm ready now, whatever it takes, I will choose what I want, I want for the best.

C B C

Wednesday, January 6, 2016

I really do hope this could be last forever

Inilah kita, setelah tiga tahun lima bulan, dari hari pertama di kelas bahasa inggris yang canggung, masih nyari-nyari teman buat jadi partner untuk conversation, kelas akuntansi keuangan yang melelahkan, kelas sistem informasi akuntansi yang membingungkan, tongkrongan mie pakwa sampe mie bang muksal, bikin seminar dan toefl coach, bikin heboh di ticket box di jalan-jalan kampus Bukit Indah Unimal, episode-episode ngerjain ulang tahun, foto-foto di hutan komplek arun pas masih al*y*rs, kangen-kangenan waktu KKN, sampe hari ini ngejar-ngejar dosen pembimbing buat acc proposal skripsi,

Masih kita yang hari ini nyari-nyari koneksi wifi bareng-bareng, ngegosipin dosen, ngegosipin anak unit sebelah, artis beneran sampe artis instagram, ikutan heboh-hebohan film dilwale sampe movie nite film india pake proyektor sampe jam lima pagi, masih kita yang sama yang nggak akan ninggalin satu sama lain hanya karena masalah kecil sampe masalah yang udah bawa-bawa keluarga lain, kita nggak ninggalin, kalo ditinggalin, ya laen cerita, ya nggak?

Untuk teman-teman terhebat, cuman ditulisan ini aku bisa bilang aku sayang semua satu dunia, tau kan gedenya dunia? Kalo masih kurang tinggal ditambahin dengan semua planet-planet yang ada di galaksi bimasakti, gede banget, makasih udah ngangkat aku yang lagi jatuh--trus dijatohin lagi (HAHAHAHA, kidding!) makasih udah dengar dan ngerti semua masalah-masalah aku, makasih udah selalu, selalu, selalu, selalu ada (selalunya harus ditambahin lagi saking nggak pernah nggak adanya). Dunia nggak akan muter secara bener kalo nggak bisa liat kalian sehari, saking candunya, rasanya lhokseumawe harus pindah jadi tetanggaan sama banda aceh yang bisa dijangkau pake motor dua jam.

Makasih karena nggak pernah merasa harus menjatuhkan walaupun udah tau semua kekurangan aku, aku yang moody, yang labilnya lebih dari ababil-ababil jaman sekarang, yang kalo galau kalah janda-janda sepuluh anak, yang kalo ngomong sering pedes banget, yang kalo jutek sampe nggak bisa dilukis sama picasso saking jelek mukanya, yang kalo diem ngeselin, kalo ngomong, ya lebih lagi, yang kadang pikirannya sering melayang dan aneh nggak sejalan, tapi nggak pernah ditinggalin.

Makasih banyaaaaak dan semangat buat kalian semua yang masih berjuang sekarang, I'm counting time for us lemparan toga sama-sama yaaaa, bukan sebagian wisuda sebagian lagi jualan bunga di depan gedung :D no joke no show :p

Makasih karena setiap dengar nama-nama kalian, bawaannya pengen nyanyiin lagu ini aja:





Find us all in instagram, left to right: irma, cut ade, suci, aflah, dian, fina, sera, puja, oca


Deep Inside Me I Can Be The One

Sunday, December 7, 2014

Pernah nggak berbuat sesuatu dan nggak dihargai?
Pernah nggak merasa udah selalu hati-hati tapi tetep dianggap salah?
Pernah berada di posisi yang sendiri aja tertekan tapi merasa tetap wajib memperhatikan orang lain di sekitar?

Aku belajar banyak minggu-minggu ini, terutama mengenai penerimaan, tetap menerima walaupun sering tertekan, tetap berbuat walaupun nggak dihargai, kadang-kadang merasa harus ikhlas walaupun nggak dilirik sedikitpun, bukan karena sekedar males ngomong dan ngejelasin, tapi 'menyimpan' dan merasa baik-baik aja sampe semuanya kembali baik-baik aja itu menyenangkan, lebih tenang, lebih nyaman.

Semuanya berawal dari tugas kelompok akuntansi pajak dimana tugasnya adalah bikin buku, yap, BIKIN BUKU, mungkin tugas ini bukan hal yang heboh banget bagi sebagian kampus, tapi untuk kampus dengan grade kedua di Aceh ini hal ini bener-bener nguras tenaga, kita belajar nyusun buku sendiri dengan seabrek referensi sekaligus ngedit, harus bener-bener paham dari A-Z apa yang kita tulis karena tanggung jawabnya besar banget kan ya kalo salah-salah, mana lagi, buku yang terbaik akan dipilih sama dosen buat diterbitin, yah, walaupun pake nama sang dosen, apalah daya, namanya mahasiswa ya banyak-banyak ngalah aja :D
Jadi, setelah mau satu semester ini kita ngebahas bab per bab materi akuntansi pajaknya, ini adalah waktunya nyusun bab per babnya, mungkin nggak akan seribet ini kalo peraturannya nggak berubah-ubah, yang tadinya dibilang nggak boleh pake bahasa sendiri dan harus pure buku dalam paper,  dan nggak boleh ngambil referensi dari internet, jadi, hari terakhir liburan di rumah waktu itu, karena aku nggak masuk seminggu di minggu pertama ngampus, sore menjelang magrib aku keliling seputaran jalan mohammad jam banda aceh buat nyari buku karena temen nitip dan ngabarin di waktu semepet itu, dimana magribnya harus udah berangkat ke lhokseumawe, trus, sekarang pas mau nyusun harus nyari banyak referensi dan nggak boleh copas harus bener-bener nyusun buku -_____- perjuangan banget asal menjelang final gini tugas lagi banyak-banyaknya dan ditambah tugas buat buku ini, jadi begadang tiap malam, walaupun nggak cuman nyusun buku ini, sekalian juga tugas yang lainnya, mana karena tugas kelompok jadi mau nyamain kepalanya itu susah banget, nguras tenaga banget, serius!

Puncaknya adalah pas dapet sms dari ketua kelompok beberapa hari lalu, sms yang terkesan kesel dengan nada nggak enak yang sukses bikin nyeri kepala dikit karena mikir itu mlulu, katanya sih gini, aku nggak serius dan nggak iklas ngerjainnya, sampe akhirnya aku telfon dia dan dia berkilah katanya maksudnya nggak kayak yang dismsin, oke, oke, aku udah lupa soal itu sekarang, yang aku ingat adalah, aku harus maafin dia, biasa manusia kalo khilaf, kalo lagi capek dan nyari pelampiasan, ya aku maklumin karena kerjaan dia sendiri banyak banget, dia yang paling mendominasi disini, tapi serius aku nggak dapet banyak banget kerjaan dan setau aku untuk minggu ini tugas itu cuman direvisi isinya, nggak dikoreksi dari A-Z, dari gimana cover harusnya, dan lain-lain sampe latian soal, 

Bukan masalah besar, and I knew, I admit it, deep inside, she was right, aku udah terlalu malas sekarang, keseringan terdistract hal-hal lain, kayak planning yang mau dilakuin pas pulang nanti, ingat keluarga terus, ingat banda aceh terus, hal-hal nggak penting yang aku tau bakalan aku sesalin nantinya, aku udah nggak seserius dulu, dulu, sehari nggak pegang buku rasanya udah waste of time banget, kalo sekarang, dua hari nggak belajar udah biasa, ya bukan karena nggak ada alasan, makin kesini, masalah makin banyak, banyak hal yang bikin jadi pikiran, walaupun masih bisa bersyukur gimanapun keadaannya, tetap aja aku nggak mampu untuk manage semuanya dengan otak yang cuman satu ini, dengan tenaga yang sedikit ini, dengan kebiasaan masalah-itu-diciptain-buat-dipikirin-bukan-dicuekin itu.

Tapi penerimaan, merasa baik-baik saja, sampe semuanya akan kembali seperti semula, memilih ngertiin orang lain--karena aku selalu, selalu, pengen dingertiin juga. :')

Judulnya dipilih random dari lirik Your Guardian Angle yang lagi didengerin sekarang :p

Perks Of Being A Last Minute Worker

Friday, November 28, 2014

Brain: I should sleep, I should sleep, I should sleep

Heart: Not now self, learn several chapters left.

Me: SEVERAL???!!!!!

*happen almost in every mid-exam's night, lately I don't make it so well, here's little regret.

Kala

Tuesday, November 25, 2014

Making a way down town
Wlking fast, faces passed and I'm home bound
Staring blankly ahead just making my way, making a way
through the crowd
and I need you, and I miss you
and now I wonder

If I could fall into the sky
Do you think time would pass me by
Cause you know I'd walk a thousand miles
If I could just see you
Tonight

It's always time like this when I think of you
and I wonder if you ever think of me
Cause everything is so wrong and I don't belong
Living in your precious memory....

A Thousand Miles (Vanessa Carlton)

Terakhir suka banget ngerepeat lagu ini tuh akhir tahun lalu, parah banget sampe pernah berdiri dan melamun lama di pintu belakang sambil mandangin langit, dengan earphone mutarin lagu ini, sekarang atau tahun lalu, feelnya masih sama, ngambang, aku nggak yakin aku lagi dimana sekarang, harus ngapain dan prioritasin apa, tahun lalu ketika ninggalin Banda Aceh masih satu tahun setengah, ataupun sekarang udah dua tahun setengah, masih sama aja, masih pengen banget pulang.

*****

Ada rasa kangen pengen kayak dulu lagi, ngulang ke masa-masa masih SMA, jaman-jamannya masih sering mellow, sukanya stargazing, jaman masih punya penyakit susah tidur jadi nggak tidur semaleman cuman buat nulis berlembar-lembar atau gunting-gunting kertas buat tulisin quote, resep, potongan lirik lagu, segala macem dan tempelin di satu sisi kamar yang aku jadiin kayak mading, masih suka-sukanya sama twilight dan edward cullen -______- jaman masih pake komputer tua yang udah pensiun sekarang dan nggak sempet-sempet aku repair :D jaman masih sering ngerepeat Shape Of My Heart-nya BSB atau ngafalin semua lagu dalam album Fearless-nya Taylor Swift, yes, I was there, I was too weird but I'd like to be that once again, dulu itu, walaupun suka gabung-gabung di organisasi dan ikut jadi panitia dalam banyak acara, sosialisasi aku tu payah banget, padahal kalo kata orang-orang belakangan ini, aku yang sekarang udah nggak seceria dulu, kemana-mana banyakan diem, dulu heboh, apalagi kalo diajak ngomong soal twilight, siap banget dari pagi sampe malam, dan kalo diingat malu banget sekarang :'D

I was there, dan rasanya pengen minjem mesin waktu dan balik lagi kesana, yang beban-beban hidupnya masih kayak takut dimarahin ayah kalo pulang diatas jam enam sore, soal tugas sekolah, soal berantem-berantem kecil sama temen, tapi aku nyesel karena waktu itu masih juga overthinking sama segala hal dan sering banget ngerasa nggak guna dan segala hal yang bikin aku down sampe sering stres sendiri, kalo dipikir sekarang, seharusnya, dulu bisa nikmatin semuanya dan buang semua pikiran-pikiran bodoh itu.

Sekarang udah empat-lima tahun udah nggak seperti itu lagi, lucunya, semua berubah drastis, drastis banget, aku sering merasa ngambang, nggak tau sekarang tinggal dimana dan lagi ngerjain apa, sering ngerasa banyak yang sia-sia, tapi, selalu nggak mau menyesal lagi dan berusaha ngerjain segala sesuatunya sebaik mungkin semampu aku, tapi ya tetap aja, banyak banget yang bikin sesak, dan bikin pengen ngulang lagi kayak dulu, tapi gimanapun mungkin ini hanya pikiran sesaat pas lagi down banget kayak gini, bedanya sekarang, udah agak (sedikit) dewasa dalam pandangan, jadi nyikapinnya juga, udah nggak mau buang waktu buat stres tapi fokus, slalu fokus dengan apa yang dikerjain, tapi tetap pengen nyisain waktu untuk curcol disini, tenangin diri :')

"Late" Welcome Semester 4!

Monday, February 24, 2014


Selfie-an setelah capek pake BANGET capslock jebol dan masih juga nyari tugas setelah kuliah setengah harian, it's Sera, one of bestfriend in Unimal, ditemenin sama Lena Park "My Wish".

How's life, readers? Kalo aku cuman kuliah-rumah-kuliah doang, plus tugas tentunya, ini postingan aku yang pertama di semester empat, dan ya know semakin kesini tugasnya makin banyak, dosennya makin banyak yang killer dan unpredictable juga, tapi aku sangat menikmati semuanya sejauh ini, what else can I do then? Cuman anak rantau yang tujuannya kuliah disini :D Okay, sebenernya untuk nggak bikin datar-datar aja aku bisa gabung di beberapa komunitas dong ya? Tapi aku belum nemu yang pas aja hahaha bisaajaalesannyahahaha

Bad newsnya, di semester tiga kemaren IP turun 0,24 poin, dari 3,93 di semester dua jadi 3,69, tapi alhamdulillahnya masih bisa ambil 24 sks di semester ini dan aku udah janji buat nggak salah ngambil mata kuliah lagi kayak semester lalu (dan karena salah mata kuliah juga ip-nya turun), jadi di semester empat ini aku belajar:\

Akuntansi Keuangan II.
Yang ini mata kuliah lanjutan, di mata kuliah ini kita diajarin gimana cara mengolah laporan keuangan dan belajar metode-metode persediaan, segala hal yang menyangkut dengan pengelolaan keuangan diajarin disini, walaupun dapat B+ di Akuntansi Keuangan I, nggak bikin patah semangat sekaligus masih suka sama mata kuliah satu ini.

Pengauditan.
Dulu waktu aku liat pengumuman lulus dia akuntansi dan nyari banyak soal jurusan ini (ya aku kan di SMA jurusan IPA, jadi masih awam sama jurusan ini dulu), paling banyak aku dapatin soal audit, laporan akuntan, dan tentang opini, di mata kuliah ini, aku belajar lebih banyak lagi soal opini, masih dua minggu sih, tapi udah ketebak kalo mata kuliah ini menyenangkan ditambah dengan dosen yang wawasannya luaaaaas sekali, pertemuan pertama dua minggu kemaren aja kita udah diskusi soal kasus Enron dan ketauan kalo dosen ini waswasannya luas banget, walaupun bakat ngajarnya standar aja.

Manajemen Portofolio dan Analisis Investasi.
Satu kata untuk dosennya: DISIPLIN.
Karena aku masih jauh sama sifat itu, aku selalu suka sama orang disiplin, telat dikit, dikasih pertanyaan soal materi yang dipelajari minggu lalu dan kalo nggak bisa jawab nggak boleh tanda tanganin absen alias dipalang alias kuliah doang tapi dianggap nggak masuk. Keren ya? Bisa bikin jera dan nggak bikin kita nggak dapet ilmu karena udah capek-capek datang.
Soal mata kuliahnya sih, ngajarin gimana cara berinvestasi dengan efisien dengan konsep portofolio, yaitu "Don't put your eggs in one basket, but put it in many baskets." yang tujuannya adalah, kalo saham di perusahaan A anjlok, masih ada saham di perusahaan B.

Sistem Informasi Manajemen.
Disini, aku belajar soal pengolahan data untuk dijadiin informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan manajemen dari lower, middle, sampe top of management, soal dosennya, mungkin agak terlalu cool untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan kami yang notabene nggak bisa diem pas ditanyain "ada pertanyaan?" hahaha, yah, kurang memuaskan sih.

Akuntansi Sektor Publik.
Berhubung dosennya sibuuuuk banget, jadi masih sekali masuk (jatahnya sih dua kali), disini belajar soal pelaporan keuangan di kalangan pemerintahaan aja sih, belajar soal audit di BPKP (yang nggak jauh-jauh sama MK Pengauditan), tapi sejauh ini masih belajar soal Undang-Undang doang, ruang lingkup akuntansinya di pemerintahan.

Akuntansi Manajemen.
Belum ada gambaran sama sekali soal mata kuliah yang satu ini karena udah dua kali jatah masuk dan dosennya masih nggak masuk-masuk -_____-

Ekonomi Islam.
Sejauh ini masih ngebahas soal sistem-sistem ekonomi, aku kira mata kuliahnya lebih ke belajar ayat-ayat Al-Qur'an soal ekonomi gitu, abis pas liat di buku referensinya banyak banget ayat-ayat Al-Qur'an-nya, tapi belum sampe kesana, sekarang masih diajarin tentang sistem-sistem ekonomi, dari kapitalis, sosialis, campuran, dan pastinya, sistem ekonomi islam.

Perpajakan.
Satu kata aja sih, bored.
Abis dari sebelum masuk, isu-isu soal dosennya yang beginilah, begitulah, udah banyak beredar, dan pas masuk rupanya isu itu semuanya beneeer hahahaha *garuk-garuk tanah*.
Dosennya tipe-tipe yang care banget sama dunia perkuliahan, masih tiga puluh taunan sih jadi semangatnya nggak jauh-jauh sama yang dua puluh taunan hahaha, kayaknya beliau begitu berambisi buat bikin jurusan akuntansi unimal itu berprestasi dan dikenal luas, tapi segala jokesnya itu terkadang heart-touching dalam arti yang ngehek :)) Tapi, sejauh ini masih oke daaaaaaaannnn....sekali masuk tugasnya udah empat lembar-an double folio :'))

Diatas semuanya, aku berharap jadi lebih rajin jadi pas liat nilai nanti bisa lebih memuaskan, bisa lebih kayak "Thanks God, everything has paid off!", nggak pake acara nangis kejer kayak kemarin itu :) okay, buat yang sangat berambisi buat lulus cepet, nilai C itu menganggu banget demi apa Ya Allah :( semoga kedepannya nggak sampe dapat nilai jelek lagi. Amin :)

Karena Benar di Dalam Luka, Ada Cahaya

Thursday, November 14, 2013

"Kakak gimana responnya kalo dibilang sok alim?" dia memainkan ujung hijabnya sebelum akhirnya menatapku, aku tertegun, jujur ini bukan pertanyaan yang biasa kudengarkan ditujukan kepadaku, aku tersenyum samar dengan tetap menyembunyikan sakitnya sayatan di telunjuk kananku, mungkin senyumnya jadi keliatan meringis karena ia mulai mengeluarkan tissue lagi dan meraih telunjukku dan mengelap darah yang keluar, setetes, setetes, lalu deras.

Aku kembali meringis, kulihat ia mulai membalutku dengan rajut yang merupakan sarung tangannya yang ia balutkan ke jari telunjukku.

"Kadang, kita emang nggak perlu terlalu banyak dengar orang, kalo kita niatnya baik." Aku rasa itu bukan jawaban yang tepat, karena aku juga sering mengkhawatirkan hal ini, dan jawaban itu tidak pernah memuaskan.

Ia tersenyum tipis, mengangguk samar, lalu kembali menceritakan tentang koleksi-koleksi khimar dari seorang yang ia idolakan di instagram, jujur aku sama dengannya, ingin sekali mengenakan khimar-khimar itu, lalu bagaimana jika kelihatannya sok alim?

"Tadi, orang ini juga ketawa liat Puja kayak gini lho, kak, mereka nanya, mau yasinan dimana?" Ia tertawa, memamerkan deretan giginya yang rapi dan putih, aku ikut tertawa, "Tapi, kadang kalo itu udah jadi yang nyamannya buat kita, ya kita jalanin aja kak ya." Ujarnya.

"Respon mama gimana puja?" Aku bertanya, memerhatikan bunga dari kain nylon yang tertata cantik di dada bagian kirinya, berwarna abu tua, serasi dengan hijabnya yang berwarna abu muda.

"Mama bilang cantik kak, cantikan gini." Ia tersenyum lagi.

*****
Ia selalu anggun, rapi, tidak banyak bicara, teratur, dan santai, kadang ia merespon banyak hal dengan senyum cantiknya, setahun lebih muda dari saya (Saya kuliah bareng angkatan 2012 Fyi), bernama Pooja, tapi bukan dari India, malah keturunan Cina, masih tulen, tapi parasnya tidak menyiratkan sedikitpun darah Tionghoa itu, mungkin karena Ayahnya adalah keturunan asli Aceh. Akan jarang sekali laki-laki yang tidak akan terpesona dengan tipe yang seperti ini, dandanannya yang dewasa dan elegan menggambarkan hal-hal smart dalam dirinya, pembawaannya yang slalu anggun dan lebih banyak tersenyum atau tertawa daripada mengeluarkan sepatah kata, aku bahkan heran jika masih ada laki-laki yang meninggalkannya di usia pacaran mereka yang memasuki dua tahun, aku tidak bisa menebak jika itu alasannya tetap sendiri dan 'tidak pernah sibuk dengan hal itu' hingga sekarang.

Tadi siang, ada insiden kecil di kantin Koperasi Mahasiswa Ekonomi Unimal, yah, nggak gitu-gitu amat lah, saya aja yang ceroboh bisa tersayat telunjuk kanan, sampe sekarang darahnya masih netes, alhasil, rencana mau 'buka puasa' setelah tidak makan dari pagi pun jadi terlupakan gegara sakit telunjuknya kebangetan, trus kita menuju ke bukit tempat yang dulu kita sering datangi, kita, bersepuluh, yang udah ngerencanain mau ngerjain temen kita Cudde yang ultah sabtu ini, mulai akting disana, skenarionya, Fina sama Dian lagi marahan, mereka diam-doiaman, dan kita nyuruh Cudde buat ngomong nengahin mereka berdua, sengaja banget mereka pilihin pohon yang tidak terlalu besar buat duduk-duduk dibawahnya yang kemudian jadi tempat buat ngikatin Cudde pake tali plastik dan kemudian baru diceplok telur plus tepung plus aneka zat berbau tidak menyenangkan lain, hahaha, my friends are indeed rude, but I love them so much :)

Karena kondisi lagi lemes banget dan ada Puja yang perhatian banget, pas di Kopma tadi, dia langsung ngikatin telunjuk ini pake sarung tangan rajutnya yang sampe sekarang udah berwarna merah tua kehitaman karena darahnya banyak banget, saya dan puja duduk-duduk aja karena nggak jadi sasaran empuk Cudde buat balas dendam, jadi kita ngomongin banyak hal.

Saya udah mulai 'hal itu' dari hari selasa dan respon dari teman-teman masih kayak "Kesambet apa kak?" atau "Mimpi apa ini orang semalam pagi-pagi mendadak alim?" -____- dan sebelumnya, I had a long conversation with Puja about this, kita suka buka instagram-instagramnya hijabers-hijabers yang syar'i, dan Puja, as long as I know, is dreaming into that way, pengen banget, saya nggak tau kenapa dia milih saya buat nyeritain ini, dan saya juga bersyukur alhamdulillah kita berdua udah memulai, walaupun belum terlalu panjang, tapi udah mulai cukup nyaman :) 

Belakangan saya ngerasa apa saya pantas? Dan karena pikiran-pikiran nggak enak lain yang bikin saya merasa saya harusnya jadi orang biasa aja yang nggak jadi pusat perhatian, tapi Astaghfirullah, saya memang nggak mau jadi pusat perhatian, makanya kita 'menutup', kan?

We had a long and nice conversation and she inspired me a lot of the way she thinks or her point of view about something, mungkin kalo jari saya nggak kesayat, dan kita nggak duduk berdua kayak gitu, saya udah kembali dengan pikiran-pikiran 'aneh' saya, but as long as Allah is soooooo kind to me Alhamdulillah :') Allah made it today, He shows His grace again, for more than billion times in my life, and I know what I should choose, I know myself, and I always wanna be thankful for anything.

Dan pas mau pulang juga, Puja sempet ngomong soal jodoh, sedikit, kita sama-sama banyak diam kalo soal ini, tapi diantara pengen banget ngebahas, hmm, I just speechless when she said this, I've heard a lot but today was different, she said, "Jodoh itu cerminan kita kak, ada di surah An-nuur ya kalo nggak salah, nggak akan tertukar, wanita yang baik pasti untuk laki-laki yang baik pula."

Ia kembali tersenyum, dan memeriksa lukaku sekali lagi.




Pooja, beautiful girl with the kindest heart, one in my life :)


This is us, my best friends, my best sisters, ada beberapa orang yang nggak masuk disini, I just want them know that I will always love them, ever! 

Late Introducing

Saturday, March 23, 2013

Udah kuliah jurusan akuntansi di Unimal dan ini hampir pertengahan semester dua dan baru ingat kalo saya belum mem-post mereka, bagian dalam hidup saya hampir setahun terakhir ini, mereka yang saya temukan dalam titik terang mimpi saya buat lanjut ke universitas, mereka yang selanjutnya selalu ada dan menjadi tempat berbagi sampe saat ini, oke here we go.



Itu Lara, Dian, Sera, dan sayaa XD bisa dibilang diantara yang lain kita lebih sering berempat, kadang-kadang berlima dengan Vivi, tapi bukan dalam arti kita jadi nge-gank atau apa loh, kita deket sama semuanya, deket sama orang-orang friendly yang mau bergaul, yang akhirnya kemana-mana juga bareng-bareng terus.


Saya dan Dian, karena bertemu pertama kali pas ospek, sampe jadi sedekat ini, dan sering nebeng :((


Vivi, saya, dan Afla, pas ikut seminar National Accounting Clinic di gedung ACC Unimal, Cunda.


atas: Dian, Cut Fina, Lara
bawah: Irma, Sera, Afla, Pooja, saya, dan Cut Ade
Foto ini diambil beberapa minggu lalu, liat kan, abis liburan badan saya langsung mekar kembali? -.-


Berdiri: Sera, Lara, Dian, Pooja, saya, dan Cut Ade
Duduk: Afla, Cut Fina, Ocha



Ini beberapa foto waktu masih newbie belajar akuntansi alias masih semester satu


Dian, Sera, dan saya...


Dian, Lara, Sera, sayaaa.




TADA!

Tuesday, February 5, 2013


Alhamdulillah. I feel grateful. well I'm tryin to be a thankful person right now.

...Kalo ada yang bilang saya pamer, well saya belom dapat alasan buat pamer karena ini bukan IP perfect 4, well readers, I made this blog for a personal diary at first, hope you don't mind if I'm using it as one right now. 

A Good Product

Tuesday, November 13, 2012


A good product will sell itself, faster than a bad product with good promotion --Panji Pragiwaksono. Dalam tulisan "Mengapa Online?" on his personal blog. 


Jadi gini, entah kenapa tiba2 pengen tulis tentang ini, yang pasti apapun yang saya tulis kebanyakan adalah yang nyenengin, atau ganggu pikiran, tapi kalo ini hanya sekedar persepsi aja sih, sebagian orang malah akan menyangka kalo ini mengada-ada, terlalu banyak teori-teori nggak pentingnya, but I usually fight for what I believes, jadi gak ada salahnya kali ini nyoba buat nulis lagi, dan bagi sebagian orang yg sependapat dgn saya, semoga ini bermanfaat. 

Why I quoted Panji at first? Karena (tentu saja) tulisan ini ada hubungannya, apakah kita harus berada dalam kemasan yang bagus untuk 'menjual' keahlian kita? Atau mengemas keahlian kita dengan bagus dan 'terpaksa' berada dalam kondisi yg tidak seberapa bagus? Kita semua harus tau, tidak semua keinginan kita akan tercapai dlm setiap kompetisi, mau masuk ke areal nomor satu, tapi rejekinya nomor dua, Alhamdulillah kita2 ini masih diberikan kesempatan dan rejeki, ada yang malah nggak dapat apa2, lalu, haruskah kita menganggap hal lain sebagai penghalang mencapai tujuan kita? 

Allah sudah menentukan hal2 yang mutlak--seperti, kepintaran itu tidak didapatkan, tetapi dicari, nggak jamin ada orang2 yang berIQ tinggi akan otomatis pintar walaupun gak belajar kan? Dari survei saja sudah memperlihatkan bahwa orang2 yg sukses lebih dari 90 persennya adalah hardworker, Tuhan maha adil, nggak pernah membeda-bedakan, tidak mendiskriminasi seperti manusia. 

Untungnya, saya dapat kesempatan belajar pada instansi--diluar sana banyak orang yg gak dapat kesempatan apa2, dan untung dibalik semua itu, saya kuliah di universitas berakreditasi B, kasak-kusuk tentang akreditasi dimulai ketika disuatu pertemuan petinggi universitas membicarakan ini, padahal menurut informasi sebelumnya yg kami dapatkan tidak seperti itu, jadi banyak dari teman2 yg pengen pindah jurusan dan universitas, well, they got their choices in life, tapi untuk pindah jurusan dan mulai kuliah lagi, no thank you! Tahun depan saya udah 20 tahun, dalam 2 tahun ini aja udah jd mahasiswi di 2 jurusan berbeda, so, pilihan saya, stay ditempat saya sekarang. 

Mungkin tidak bijak, terserah anda melihat dari kacamata masing2, dimana banyak teman saya menyarankan untuk pindah ke tempat kelahiran, tapi info yg saya dapatkan, akan memakan biaya sampe 30 juta dgn resiko kalo ketauan pihak universitas juga akan terseret, alias tidak halal, karena akreditasi universitas kami yg lebih rendah, yg saya lihat dari sudut pandang saya, kalo saya punya uang 30 juta, saya sudah melipat gandakannya dgn menjadi entrepreneur dari kapan2, masalahnya, biaya kuliah aja masih pake duit orang tua dan sodara2, jadi harus ditidak mungkinkan juga bisa mendapatkan 30 juta dan hanya untuk pindah universitas. 

Intinya, apakah saya harus berada dalam universitas berakreditasi tinggi untuk 'dijamin' masa depannya? 
Saya kira tidak, karena tentu saja saya mengetahui sedikit banyak tentang sepak terjang universitas berakreditasi tinggi di Aceh ini, dan tentu saja, mungkin universitas saya lebih parah lagi, dan karena keduanya beresiko, maka saya bisa menilai suatu hal itu berasal dari diri sendiri, bukan dari instansi tempat kita bernaung. 

Saya sering mendengar kata-kata "alaah, kalo sama dosen tu buat tugasnya asal aja, gak diliat kali pun", mungkin biasa, semua orang akan mengiyakan juga, lagian buat apa susah2 kerjain tugas yang akhirnya gak diperhatikan? Tapi pernahkah kita jujur sama diri sendiri? Apakah harapan buat tugas kita itu hanya untuk diperhatikan dosen? Bukan dapat ilmu dari pelajaran itu sendiri? Untuk kuliah sejauh ini itu gak gampang buat saya, jadi saya kuliah emang buat prepare keahlian saya untuk pekerjaan yg mungkin saya dapatkan di masa depan. 

Ngomong2 soal Panji, quote itu saya dapatkan dalam tulisannya yg menceritakan kalo CDnya pernah ditolak sama distributor CD terbesar di Indonesia, bukan ditolak sih, cuma hanya diterima 100 keping untuk penjualan se Indonesia, mungkin kalo di Jakarta aja toko cd ada 20, jd hanya ada 5 spaces untuk cdnya dia, bayangin aja kl 100 keping se Indonesia? Jadi panji berinisiatif buat ngejual sendiri via online dan laku 500 keping dalam 24 jam. :) 

terlalu banyak hal serupa, bahkan The Beatles pernah ditolak oleh sebuah record label, pada akhirnya apa? Mereka menunjukkan kualitas yang memang hal mutlak dicari setiap orang, jadi apa perlu kita berada dalam kemasan yg bagus tapi kitanya sendiri termasuk kategori biasa-biasa aja? Kalo iya, maka nggak ubahnya kayak barang kw, yg bisa dipake sesaat aja, atau bahkan kalo kwnya cd bajakan, banyakan rusaknya daripada bagusnya. Sorry to say. 

Jadi, gak usah ngerasa gak akan dapat apa2 dengan usaha yg Anda lakukan sungguh2, karena apapun itu, lakukan dengan niat, dan Tuhan menetapkan caraNya sendiri untuk hambaNya yg bersungguh-sungguh. 

Being noticed is easy, being remembered is about quality. :)

Hello Finally!

Monday, September 10, 2012

Alhamdulillah bisa nge blog lagi, nggak tau mulai dari mana, but I have a ton to say. Seriously, saya disibukkan dengan berbagai kegiatan yang saya sendiri nggak tau kapan itu ditakdirkan dan gimana dengan lihainya saya memulai, dan masih sampe sekarang ngejalanin ini, seperti biasa, kehidupan emang nyimpen berjuta misteri yang bikin kita takjub, atau bahkan takut, dan ketika sebelumnya saya udah ngaku kalah, besoknya malah saya dihadepin sama siuatu hal yang bikin saya makin semangat buat bermimpi dan mewujudkan mimpi-mimpi saya. :D

Yeps, semalam setelah post terakhir yang galau banget itchuu, besoknya saya dapat pengumuman kalo saya lulus di Akutansi Unimal, God, saya sekarang mahasiswi ekonomi, dan mahasiswi perantau. 

Universitas Malikussaleh, yang letaknya di Lhokseumawe, jarak 5-6 jam dari Banda Aceh, jauh, emang iya, nggak bisa sembarangan pulang pas weekend, padahal minggu depan dapat long weekend, tapi harus mikir-mikir kalo mau pulang :( trus gimana caranya saya bisa masuk ke unimal ini? Yeps, ini sedikit penjabarannya.

Jadi, waktu ngedaftar UMB (Ujian Masuk Bersama) PTN tempo hari, saya ambil jalur IPS, yeps, jurusan saya di SMA itu IPA dan ini emang super kebetulan, nggak gitu juga sih, ini agak sedikit planning, dimana pas UMB kita dikasih 5 pilihan, jurusan pertama saya milih FKIP Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala, yeps, dari jaman kapan saya emang cuma suka pelajaran bahasa inggris, walaupun saya nggak menguasai, dan milih pilihan kedua jurusan Ekonomi Akutansi Universitas Malikussaleh, pilihan ketiga Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala, lalu ke empat Ilmu Politik Unsyiah, dan PGSD Unsyiah juga, ditabrak tronton pun saya yakin, kalo saya lewat pun, pasti lewat di Unsyiah, walaupun saya nggak yakin bisa menempuh jalur masuk yang terkenal berat ini. Alesannya adalah, saya milih jurusan yang 'berat' dengan grade yang 'berat' di unimal, so, ya gitu deh.

Pas malam pengumuman, ya itu sebelum nge post yang galau itu, saya ngeliat pengumuman di website unyiah yang memuat tentang mahasiswa yang diterima lewat jalur UMB di Unsyiah, hasilnya, nggak keterima, nggak seperti sebelumnya, saya jauh lebih parah, dan nggak sedih seidikitpun, gimanapun ini udah biasa, dan saya pun nggak minat untuk ngeliat lagi pengumuman di website unimal besoknya.

Tapi, karena masih magang hari itu, dan saya sempet curhat sedikit tentang ikutnya saya masuk jalur UMB sama salah atu kakak karyawan yang dekat sama saya, eh malah disuruh buka website yang saya udah yakin pasti nggak lewat itu, dan hasilnya memang, Alhamdulillah yah. :D

Yeps, sekarang statusnya saya sebagai salah satu mahasiswi Ekonomi Universitas Malikussaleh :D dan saya bersyukur untuk itu, sekian lama penantian jadi mahasiswi universitas dan sekarang baru tercapai.

Dan apa kabar kuliah ITT saya? Nah, itulah masalahnya, saya sedang dalam proses nyusun tapi saya belum balik buat ajuin judul, kalo ditanyain yang satu ini saya milih diem aja deh, karena belom tau kapan ke ITT lagi :'( but I miss my friends there :))

*****

Surprise banget, 
Jadi, perkuliahan udah dimulai selama dua minggu satu hari, seminggu buat ospek, ada ospek universitas, ospek fakultas dan ospk jurusan, baru kemudian mulai perkuliahan selama 5 hari seminggu, dan hari ini senin, berarti sudah 6 hari saya jadi mahasiswi disana :D 

Anyway, saya punya temen anak Lhokseumawe yang sangat (bisa dibilang yang paling membantu) selama saya disini, namanya Mira Veronica, anaknya cakep, hahaha, bukan itu, jadi tadi pas cerita-cerita dikampus, dia nanyain soal dosen-dosen yang masuk, pertama kali dia nanya soal dosen bahasa inggris dan saya menyebutkan namanya, dia langsung bilang, "Eh, bagus! itu dia lulusan harvard!"

TUING!
Kalo saya lagi makan tadi saya pasti keselek, kalo lagi minum pasti nyemburr...

Enggak, setau saya dia lulusan State Of New York University, dan sekarang... Harvard?

Dia bilang, iya Harvard, dosen bahasa inggris itu lulusan harvard, dan saya speechless se speechless-speechlessnya orang speechless -.- dan dari tadi pas itu dosen masuk, saya lebih banyak kepoin orangnya daripada pelajarannya. hahaha

Gimanapun, this is makes my monday, minggu depan pasti saya bnagun dengna mood yang bagus di hari senin karena mau jumpa dosen itu, hahaha, I dont know, its like a sign to get me closer with my dream. hahahahah. :/

Dan, anyway. I start missing my life in Banda Aceh. 

This is our first anniversary with my long distance relationship mate, yeps, now its long distance relationship :'(((  I miss him, I miss my family, and friends, walaupun disini saya nggak ada hambatan apapun, sodara-sodara dan temen-temen semua baik sama saya, tapi emang yang nmanya homesick, tempat kita dari pas dilahirin, nggak bisa dituker sama apapun.

Btw, Happy anniversary, we'd better quite about this right? I know, I know you wouldnt start about things which would make us quite for more longer, I know you.

Ada kabar baik buat yang suka nulis, ini ada lomba penulisan dari penerbit Gramedia Pustaka Utama. Ini link-nya :)), semoga bermanfaat :)

A Zero Hope!

Friday, November 25, 2011

@HARVARD : "Harvard had this culture that made me feel that, whoever I was, they believe in me and want me to be succeed"

A little thing, or a big thing in my life is dreams, I'm only a human like any philosophical theory, always believe in dream, I tried, believe in just one or two dreams I could create when I'm young, (not on this period haha), I'm a dreamer since I believe that dream could bring you to the place you want, when I can look away from dream killers, when I believe that "thats not a sin when you can fly away", anything could happen, but I still believe, dream takes nearly everyday with me, it could be nearest and HAPPEN!

They said, I'm not trying so hard, its more good comments than "hey girl, thats not dream, a zero hope!", then sometimes I becoming mad but making a little confession in heart, "its true.", and wish that dream comes when that night I slept, its terrible, I've ever did the worst, the worst then, I'm trying to forget that thing at all and I always look more away to that dream I wish I can be more closer!

*****
Today I read "Rhodes To Success" from you know, the coolest unversity's website, guess what? Oh please just click the link :p




















At first I guess I love that university because the place was really really cool, (look at the view!) but its impossible to keep any dream with a reason for almost 5 years I started dreaming it lol, hahaha yeah, I guess I  really want to be there, I really want to be a harvard student with no reasonable! But I know today, its actually not too difficult to reach anything you want but also think about your ability and the thing you look for.


*****
P.S : Heyheyhey, I Miss You so bad, have a little time to just say hi? :p


Frustrating!

Tuesday, August 9, 2011

I'm repeating one song since I found it from my friend this afternoon, Maher Zain titled Insya Allah, its made my heart so calm, I'm counting how long I'm living in this earth, its 18 years, even sometimes the happiness came suddenly and make me exciting about those things, but the suffers came most often, maybe I'd like to blame myself everytime, I blamed myself if anything goes wrong, in every moments, I suddenly give up, and its difficult to come up back, I try so hard everyday to live my life likes everyone's life, only talk and think about his responsibility of something, not take so much worst things to entering, problably I always enjoy anything, myself like 'play' everything and not like working hard, indeed, sometimes life such a simplicity, even you dont always judge my look outside, my mind roams more than I have to, made me sick, like today.

I dont know why but I always feel I'm alone, I know I live with much people around, its family and friends, I always can share them anything, but I'm not troublemaker and bothermaker's type, I will always feel I'm wrong then, (I'm sorry if I'm so much often do this with someone, feels like I really really need you and, yeah, its true. :) and everymoments in my life taught me to be pathetic, even I'm a dreamer, so freak dreamer, but I've never want so much something, I aware who I am, and its impossible to get the things like its always stuck in my head, like disease, I let them on, since I know about what dream is, and never want so much of them.


"Ohh why is everything so confusing
Maybe I'm just out of mind, 
Yeaahh........"


Yeah! Its true, Like Avril sings for me now. I guess I knew myself more than everybody around, a freak dreamer girl's living for counting the times, (really, its like counting something I've never seen, but I believe I need it), I always believe the fate, anything about it, but sometimes its made me crazy, I'm only need the truth and everything goes well, not always thinking. Could anyone proves how actually the world goes? 

This is about my college, I want Psychology major as hell, maybe, if you are close with me, you surely have known this, but yeah, now I got accounting major in economy faculty Unsyiah, its D3, I know its problably my fate, and I will take psychology in another chance, but really, the expense was so expensive, actually my mom has agreed about the expense but I didnt think I have to pay it in the day after I saw the result, I'm over frustrating, and always, I have to done it myself, alone, always it is. 

I'm not going so conceited to tell I've done always myself, sure I need them too.

Something stucks my head so bad, usually, I formed myself to think fast of anything, but its not work now, I cant think out from my ability, sad, uh? Yeah it was me.


"The mirror can lie
 Doesnt show you whats inside
and it, it can tell you're full of life
Its amazing what you can hide
Just by puting on a smile..."


Now Demi plays in my playlist, usually, the song always influenced me to be calm, but now, I guess I'm thinking more busier, the way which make me crazy when I'm done, like I will. and you know, I still thinking Dad watch me over there, He staring me, and If I could see it, I will always run to reach you dad, what I want is just cry in your hugs, I miss to share about my favourite songs, my favourite movies, even sometimes You cracked my playlist and said my favourite singers/bands just become so insane cause they were screaming alot than sing, but you made me laugh, and I always feel you just try to understand my life, my period, I'm a teen dad, its different and make you worry about, isnt it? 

Well, I miss you more than I imagine, you are just a superhero for me.

"I'm quickly finding out
I'm not about to break down
Not today
I guess I always knew
That I had all the strength to make it through..."


Even world is going overrated, and it force me to see I'm just a girl with all restrictiveness, I create a dream my self, and I will reach it my self too, I dead and sick because livin' with so many dreamkillers, but its always not a fault to have my own dream, yeah! guess so.

"Not gonna be afraid
I'm going to wake up feeling beautiful..today
And know that I'm okay
Cause everyone's perfect in unusual ways
So you see, now, now I believe in me

Now I believe in me
"



All I have to do is just believe, world is so cruel, and I dont want to be more than it, God gave me anything and everything to think and hope, also try, so, at least I have to smile everytime show them I'm great, at least my Dad, who's carried everything on me, I'm just so lucky to had him.



******

Life is cruel, its a reality
But at least we try to let the tears gone!

FADING!




The College :)

Saturday, August 6, 2011

Good evening everyone...

Today was exhausted, I've fought the same test for three times, yeah! its three times, in the same university, thats Unsyiah, in Darussalam, Banda Aceh, a little frustrating when I type "three times" around here, hahaha, I've passed SNMPTN and UMB with the truly worst nighmares ever, so, I hope for this time, only for this time, I'll have a good news.

The test started yesterday, we were going to two different place to interviewed, I guess it would be worst, or not great, but hahaha, yeah! its a truly nice experience, actually, its my very first interview, I fought it well, even nervous, stutters, gaze into interviewer in any moments made my heart likes gonna pop out from its place, hmm, but its so usual right? :D

Tomorrow, me, Dewi, Kiki, Sella went to PRODIS (Program D-III sekretaris) in Unsyiah, or school of secretarial behind Economy Faculty Unsyiah, which kinda far from the parking lot, especially me, dewi and sella, we were going to interview and want to see how great the building is, yess! Because it famous with “school with al of beautiful girls, I couldn’t stop staring at the clean place and full of flowers in the façade, although I’ve never imagine I will going into this place, but I do love it.


Yepp! You could guess it, there was a lot of beautiful girls, and looks so confident, wore beautiful dressed, high heels and stuffs, yeah! Maybe those were REAL girls’s my mom ever said, I’m not a real, I don’t hate high heels, but I never comfort to wear it, no comfort means no confident, no confident means shatter, and shatter = die, and die means? Yeah!! but as my interviewer said its an uniform, atfirst I think, what should I do? but now, hahaha, yeaah, I will try it :D
I didnt bring my camera yesterday, so today me, Dewi, and Kiki had a chance to take the pics, and its like some errors crash my camera :(


 the facade... :)
this is the place we took when we waited for it :)

me, dewi, and kiki :)

There we met Ade, Aluck, Abay, and three new friends, Icut, Vivi, and Erika, for interviewing PERBANKAN major, yeah! two majors came to interviewing. accidentaly, we meet them again today :)


Kiki, Vivi, Erika, and Dewi

And today, I though it was great, no more difficult questions and maybe I'm helpless? not really! haha, cause I always know God had create my fate well, and problably would more blast than I guess now. 


we met Shisy too :)

this is the park outside economy faculty, great :)


and as always, narcicsm spot :D

Like I always believe, if we are trying hard, something beautiful will always wait for us, cause God had provides everything, we just need to try and thanks :)


P.S : This post is dedicated for my interviewer, I'm sorry it came soo late, maam, I was so busy yesterday. but thanks for the nice "chat", it was my great experience ever :')

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS